Budidaya Bunga Potong Snapdragon


Snapdragon merupakan bunga yang berasal dari daerah Mediterania yang beriklim subtropis. Sebagai bunga potong, snapdragon memiliki kelebihan dalam bentuk serta warna bunga yang menarik. Selain itu bunga snapdragon memiliki aroma segar yang dapat bertahan selama beberapa hari. Untuk produksi bunga potong snapdragon diperlakukan sebagai tanaman semusim dengan hanya mengambil satu rangkaian bunga tiap tangkainya. Bunga snapdragon dapat diperbanyak secara aseksual dengan menggunakan stek batang ataupun dengan menggunakan benih.
Di Indonesia, Snapdragon lebih dikenal dengan nama/sebutan "Mulut Naga" karena kemiripan bunganya yang menyerupai kepala naga. Kata Antirrhinum berasal dari bahasa Yunani Anti “seperti”, Rhis “hidung”, dan Inus “dari” atau “berkaitan dengan”. Mungkin dinamakan seperti ini karena bentuknya seperti hidung saat bunga sudah dewasa.
Pada postingan kali ini akan disajikan berbagai hal mengenai cara budidaya bunga potong snapdragon yang terdiri dari:
  1. Syarat tumbuh
  2. Cara perbanyakan menggunakan benih
  3. Cara membuat media tanam untuk benih
  4. Cara pindah tanam
  5. Cara memotong bunga potong snapdragon


Untuk file lengkapnya bisa sobat download DI SINI

Sumber:
Halevy, Abraham H. 1985. Handbook of Flowering: Volume I. Florida: CRC Press.

Jenis-jenis Pestisida

Hallo sobat blogger,
Pada kesempatan kali ini saya akan memposting suatu hal yang bisa menambah pengetahuan sobat blogger terkhusus bidang pertanian nih. Udah tau kan hal apa itu? ya sesuai judul postingan ini, yaitu jeniis-jenis pestisida.

untuk awalan, perlu kalian ketahui definisi dari pestisida itu sendiri..Pestisida adalah semua bahan racun yang digunakan untuk membunuh organisme hidup yang mengganggu tumbuhan, ternak dan sebagainya yang dibudidayakan manusia untuk kesejahteraan hidupnya.

Setelah mengetahui definisinya, mari ketahui apa saja jenis dari pestisida itu sendiri:
1Insektisida
Insektisida merupakan pestisida untuk memberantas serangga, seperti nyamuk, kecoak, kutu busuk, rayap, semut, belalang, wereng, ulat, dan sebagainya. Contoh insektisida antara lain diazinon, tiodan, basmion, basudin, propoksur, diklorovinil dimetil fosfat, timbel arsenat, dan magnesium fluorosilikat.
2. Herbisida
Herbisida merupakan pestisida untuk mencegah dan mematikan gulma atau tumbuhan pengganggu, seperti eceng gondok, rumput teki, dan alang-alang. Alang-alang dapat dikatakan sebagai hama tanaman karena alang-alang menyerap semua zat makanan yang ada dalam tanah. Contoh herbisida antara lain gramoxone, totacol, pentakloro fenol, dan amonium sulfonat.
3. Nematisida
Nematisida adalah pestisida untuk memberantas hama cacing. Hama ini sering merusak akar atau umbi tanaman. Contoh nematisida adalah oksamil dan natrium metam.
4. Fungisida
Fungisida adalah pestisida untuk memberantas jamur (fungi). Contoh fungisida adalah timbel (I) oksida, carbendazim, tembaga oksiklorida, dan natrium dikromat.
5. Rodentisida
Rodentisida adalah pestisida untuk memberantas binatang pengerat, misalnya tikus. Contoh rodentisida adalah warangan (senyawa arsen) dan thalium sulfat.
Nah udah tau kan jenis-jenis dari pestisida? untuk postingan kali ini cukup sekian dulu ya sobat blogger!!
Terimakasih sudah berkunjung dan membaca postingan ini.


Untuk file lengkapnya bisa didownload DI SINI

Copyright: